PERFECT MONEY
Selasa, 17 Juni 2014
Senin, 02 Juni 2014
BAWANG MERAH (Allium cepa var.aggregatum)
Bawang merah yang termasuk kedalam bumbu dapur ternyata memiliki banyak khasiat. Di Indonesia
bawang merah cukup terkenal banyak bahan makanan yang menjadikan bawang merah
sebagai pelengkap masakan , kita bisa dengan mudah mendapatkannya di pasar
modern, pasar tradisional, mini market hingga supermarket.
Bawang
merah digolongkan kedalam:
|
Alam
|
|
|
Divisi
|
|
|
Kelas
|
|
|
Order
|
|
|
Keluarga
|
|
|
Genus
|
|
|
Spesies
|
A. cepa
|
Disamping
itu, kandungan bawang merah yang sering kita jumpai diantaranya: vitamin C,
kalium, serat, asam folat, kalsium, zat besi, dan beberapa zat pengatur tubuh
seperti (hormon auksin dan giberelin). Bawang merah juga mengandung antiseptic,
mengandung senyawa alliin, protein yang
tinggi, Beberapa penyelidikan
telah dijalankan tentang khasiat bawang merah terhadap kesehatan manusia. Dari
hasil penyelidikan tersebut, mereka mendapatkan bahwa bawang merah mengandung
dua unsur. pertama ialah sulfur allyl propyl disulphida (APDS) dan kedua ialah flavonoids quercetin. Flavonoid
dipercayai mengurangkan resiko kanker, penyakit jantung dan diabetes
karena mempunyai unsur-unsur anti-kanker,
anti-bakteri, anti-virus, anti-allergenic dan anti-inflammatory. Dari
penyelidikan terkini. Bawang merah
mengandungi 6 kali kandungan phenolic daripada bawang biasa (bawang besar). Bawang merah bisa
membantu hati membuang toksin dari tubuh
dan bawang merah mempunyai saponins untuk mencegah dan membunuh sel kanker.
Bawang merah juga dapat menyembuhkan kanker perut. Karena mempunyai anti-coagulant yang bisa
mencairkan darah, sehingga dapat meningkatkan tahap tinggi aktivitas
anti-platelet yang baik untuk penyakit symptomatic antherosclerotic,
kardiovaskular, serangan jantung dan strok. Ia juga membantu meningkatkan
fungsi otak, mengurangi resiko penyakit Alzheimer's. Bawang merah juga bisa
menurunkan kadar gula bagi mereka yang
menpunyai kencing manis dengan meningkatkan aktivitas hormon insulin dan mempercepat metabolisma glukosa.
Memakan bawang merah setiap hari bisa membantu
mengurangi resiko osteoporosis hingga
20%. Karena bawang merah juga mengandung Prostaglandin A-1, agen yang kuat untuk
mengurangi tekanan darah (blood pressure). Serta Kandungan sulfurnya bisa membantu kulit
kelihatan lebih muda.
Itulah
hal-hal yang menarik dan bermanfaat yang tidak pernah kita sadari dan sering
kita temui di dapur, dan ternyata memiliki khasiat yang kompleks. Oleh karena
itu, jika anda memiliki keluhan penyakit diatas bisa menggunakan pengobatan
dengan menggunakan bawang merah.
Sumber-http://abdulrizal7.blogspot.com
Rabu, 23 Oktober 2013
Sabtu, 19 Oktober 2013
pusing mikirin judul skripsi. padahal\n baru judul, banyak yang sudah aku korbankan untuk sampai line ini, dari bohong, kepercayaan hingga kehilangan sahabat.
yang jadi catatan besar pada proses ini adalah aku sungguh berhasil mendobrak ketidakmungkinan, ketika lingkungan mengatakan mustahil dengan keluarga seperti ini.
yang aku tahu hanyalah dimana ada kesulitan pasti ada jalan.
ditengah pendidikanku dibangku selama belajar aku selalu merasa didiskriminasikan, tapi aku tak pernah peduli dengan semuanya, hal inilah yang membentuk pribady aku untuk lebih cuek. aku tak pernah peduli jika hasil belajarku tidak dihargai maupun diakui. yang terpenting aku bisa melakukan apa yang aku bisa.
pengen curhat tapi tidak bisa menyusun kata2 nya, karena aku bukanlah rizal yang dulu melow,
yang jadi catatan besar pada proses ini adalah aku sungguh berhasil mendobrak ketidakmungkinan, ketika lingkungan mengatakan mustahil dengan keluarga seperti ini.
yang aku tahu hanyalah dimana ada kesulitan pasti ada jalan.
ditengah pendidikanku dibangku selama belajar aku selalu merasa didiskriminasikan, tapi aku tak pernah peduli dengan semuanya, hal inilah yang membentuk pribady aku untuk lebih cuek. aku tak pernah peduli jika hasil belajarku tidak dihargai maupun diakui. yang terpenting aku bisa melakukan apa yang aku bisa.
pengen curhat tapi tidak bisa menyusun kata2 nya, karena aku bukanlah rizal yang dulu melow,
Minggu, 06 Oktober 2013
Rabu, 28 Agustus 2013
Senin, 04 Maret 2013
ASUMSI PINTAR DAN CERDAS
ASUMSI PINTAR DAN CERDAS
Dari seingat saya, zaman saya SD/MI sampe sekarang!
Masih banyak orang yang mengasumsikan dan bahkan memvonis bahwa orang yang jago matematika adalah orang cerdas dan pintar)*[aneh]. Sering saya menjumpai hampir 80% tingkatan IQ di ukur berdasarkan pemecahan suatu perhitungan, yang saya kenal tidak semua orang harus bisa matematika [walaupun harus bisa dengan alasan karena materi ini masuk UN]. Banyak karakter manusia dengan membawa pelpagai kecerdasan contohnya seorang membawa kecerdasan dengan verbal, hapalan, praktek, IQ, ESQ dll.
Entah mau sampai kapan lingkungan tidak lagi mengasumsikan bahwa orang yang cerdas ialah orang yang jago dalam berhitung.
Adalagi asumsi yang saya tau bahwa orang yang berilmu adalah orang yang menguasai ilmu agama!!!! Dalam hati orang awam mungkin berkata “what…”. Kok bisa begitu ya? Apakah memang seperti itu harusnya?
Lucunya jika kita ingin mendapatkan suatu asumsi itu bisa disebut cerdas#### mungkin jalan pintas yang saya pikirkan sekarang adalah pada saat kita memasuki sekolah kita ganti saja semua pelajarannya dengan meteri matematika saja semuanya dari mulai di sekolah, les, pr, praktek dll. Nah….. cerdas-cerdas itu anak, jika kita memusingkan asumsi itu.
Tapi cerdas alias jago matematika tidak menjamin bahwa suatu Negara bisa cepat maju, kita mengetahui bahwa Negara Indonesia sudah menjadi langganan untuk juara 1 dalam bidang matematika dan fisika di tingkat olimpiade(imo, iso, dll).
Tapi entah kenapa untuk tindak lanjutnya belum saya lihat!
Walaupun sebenarnya saya ingin memperkenalkan bahwa Indonesia adalah Negara dan pusatnya matematika dengan alasan bahwa Indonesia memang sering sekali mendapatkan medali untuk matematika ini.
Walupun asumsi tidak salah dan tidak bisa disalahkan, saya Cuma kasian jika orang ada yang menganggap asumsi itu sebagai ukuran! Mungkin betapa tersiksanya dia. Jika dia seorang anak dan orang tuanya penganut asumsi ini. Apakah yang terjadi mungkin si anak akan sangat dipaksa untuk bisa matematika.
Tapi perlu di ingat saja ada yang mengatakan sumber professional ilmu adalah matematika. Karena betapa netralnya matematika dari ilmu manapun akan sangat dibutuhkan matematika.
Tidak tahu apa yang sudah di lakukan sama si matematika ini!
Apakah ada suatu materi yang tidak melibatkan matematika?
Matematika bukanlah pelajaran yang menakutkan untuk materi dasarnya mungkin#######
Langganan:
Postingan (Atom)